Kerjasama Sang Anak Benua dan Zamrud Katulistiwa
Tanggal
17 Agustus 2018 nanti, Indonesia akan merayakan 73 tahun kemerdekaan. Ini pastinya
tidak akan terjadi tanpa jasa para pahlawan Indonesia yang telah rela berkorban
dan memperjuangkan tanah air tercinta ini, baik secara fisik maupun diplomasi.
Diluar jasa para pahlawan kita, dukungan dari bangsa-bangsa lain juga
diperlukan, agar kemerdekaan dapat selalu kita pertahankan. Salah satu negara
yang berperan membantu Indonesia setelah berkumandangnya naskah proklamasi
adalah Sang Anak Benua yaitu India. Kesamaan nasib sebagai bangsa yang terjajah
membuat India antusias mendukung merdekanya Indonesia
Moh.
Hatta terkenal memiliki kedekatan dengan Perdana Menteri Jawaharlal Nehru,
pemimpin partai kongres India. Sehingga ketika terjadi bencana kelaparan di
India, Indonesia sepakat untuk mengirimkan 500.000 ton beras. Pengiriman
tersebut dilakukan pada 20 Agustus 1946. Sebagai balasannya, India mengirimkan
bahan-bahan pakaian, obat-obatan, dan alat-alat pertanian yang saat itu sulit
diperoleh karena Belanda melakukan blokade ekonomi.
Berkat
bantuan yang diberikan Indonesia kepada India, India akhirnya merdeka pada 1947
dan selalu aktif membantu Indonesia dalam forum PBB. Tak lama setelah merdeka, Hatta berkunjung ke
Mumbai dan bertemu dengan Nehru dan Gandi. Hatta pun berhasil meyakinkan India
untuk dapat membukan kantor perwakilan Indonesia di New Delhi.
Hubungan
Indonesia lebih diperkuat lagi setelah berlangsungnya Konferensi New Delhi. Yang pada
penutupannya Syahrir menyampaikan pidato yang berjudul “One Asia, One World”.
Bagi Syahrir, konferensi tersebut merupakan kesempatan baik bagi Indonesia
untuk mendapat dukungan dalam menghadapi Belanda. Setelah konferensi itu, India
dan Australia mengajukan masalah Indonesia ke PBB. Lalu PBB memberikan resolusi
yaitu agar Indonesia dan Belanda menyelesaikan konflik melalui arbitrase. Tapi
Belanda tidak menyelesaikannya, justru mereka melakukan Agresi Militer II. Aksi
tersebut menuai protes di PBB dan KTN, juga India dan beberapa negara lainnya.
Reaksi itu diwujudkan dalam Konferensi Asia di New Delhi. Hasil konferensi
tersebut menuntut adanya gencatan senjata dan pengembalian ibu kota Indonesia
ke Yogyakarta.
Simpati
kedua negara ini terwujud dalam bentuk bantuan moral dan material. Hubungan dan
kedekatan yang terjadi antara India dan Indonesia telah terjalin berabad-abad
sebelumnya lewat perdagangan internasional. Hubungan Anak Benua dan Zamrud Katulistiwa terus dijalin dan
diwujudkan dalam upaya kedua negara untuk saling membantu dalam upaya
membebaskan negaranya dari penjajahan.
Comments
Post a Comment